Langsung ke konten utama

Cara Membuat Resep Masakan Sendiri

Hai hai, sudah pernah membuat resep masakan sendiri? Tahu cara membuat resep masakan sendiri? Carajalani yang bukan jago masak alias hanya amatiran ini pernah. Malah pernah berani-beraninya ikut lomba memasak dan masakan yang dibikin itu hasil dari resep yang dikarang sendiri. Lumayanlah. Dari 6 orang yang ikut, dapat juara harapan 1. 😅

Waktu itu ikut lomba di sebuah perusahaan MLM (multi level marketing) dan yang ikut ibu-ibu member dari seantero provinsi. Mayan banget, kan? Carajalani sih yakin tak banyak yang punya pengalaman seperti itu, makanya alhamdulillah gembira sekali bisa punya pengalaman ikutan lomba masak.

Ada yang agak mengejek gitu tapi juara 4 itu lumayan lho, untuk hasil yang ya ... sedikit hangus di bagian bawahnya. Soalnya baru pertama kali pakai kompor gas satu mata dan memasak di outdoor. Kan tantangannya beda, tuh dengan sehari-harinya yang memasak di dapur. Yang mengejek itu bagus deh kalau punya pengalaman yang serupa.


Untuk keseharian, juga kadang-kadang dituntut membuat resep masakan sendiri. Tiba masa tiba akal atau yang memang sudah dipikir-pikir, ditimbang-timbang ingin dibuat. Berkreasi dengan aneka bahan masakan itu kira-kira mirip-miriplah dengan berkreasi dengan huruf membentuk tulisan.

Nah, kira-kira bagaimana cara membuat resep masakan sendiri? Check this out:

1. Sudah pernah punya pengalaman dengan jenis masakan tertentu.


Misalnya nih, sudah sering buat telur dadar biasa yang cuma berbahan dasar telur dan garam. Lalu mencoba berkreasi dengan bumbu seperti bawang putin, bawang merah dan tomat atau cukup dengan garam dan daun bawang.

Berikut-berikutnya, jika sudah terbiasa memang dengan masakan telur dadar, pasti bisa deh melangkah ke jengang uji coba dengan berbagai bahan.

2. Mengasah kreativitas.


Kalau sudah sering memasak jenis masakan tertentu, misalnya telur dadar tadi. Ketika kesekian kalinya memasak, seharusnya tak sulit lagi untuk mengasah kreativitas. Misalnya dengan membuat telur dadar yang dicampur mi instan atau mi telur, bumbunya bisa dengan bawang dan merica.

Biar tidak bosan, coba dicari bahan-bahan lain yang bisa dikreasikan dengan telur, misalnya dengan menambahkan daging giling atau kornet. Bisa pula dengan menambahkan sayuran seperti kol yang diiris-iris, wortel potong dadu, ditambah jenis saus-sausan. Bisa juga dengan mencoba bawang bombai.

Jangan berhenti sampai di situ saja. Jika sudah pernah mencoba murni telur saja, bisa dikembangkan dengan menambahkan terigu jadi bentuknya nanti mirip perkedel. Atau yang tadinya pakai mi, bisa diganti dengan tahu. Atau mengapa tidak gunakan mi dan juga tahu sekaligus. Yah, berkreasi di ranah masakan itu asyik juga lho.


3. Jangan terlalu terpaku dengan aturan memasak.


Maksudnya itu jangan terlalu terpaku bahwa bumbu satu jenis masakan atau bahan masakan tertentu harus itu saja, tidak boleh yang lainnya. Hei, siapa yang mengharamkan? Siapa kita sehingga berani mengharamkan?

Nasi goreng tidak berarti harus berwarna merah bagi orang Makassar dan Bugis. Jangan katakan, “Masa nasi goreng pakai kecap?” No! Tidak ada larangan toh. Sah-sah saja nasi goreng memakai kecap atau saus tiram, atau saus tomat saja, atau saus sambal saja.

Sah-sah saja nasi goreng memakai kunyit sehingga jadi nasi goreng kuning. Atau sah-sah saja nasi goreng memakai bumbu tomat yang mana tomatnya ditumis layu setelah menumis bawang putih dan bawang merah.

Jangan bilang bahwa sambal itu tak boleh pakai tomat. Eh, siapa yang berani mengharamkan? Carajalani pernah mencicipi sambal tumis pakai tomat dan bisa bertahan hingga pekanan lamanya asalkan tidak tercampuri dengan bahan lain yang bisa membuatnya basi.

4. Banyak eksplorasi jenis-jenis masakan lain.


Perlu untuk bereksplorasi dengan berbagai jenis masakan dan berekspreimen sehingga punya wawasan. Misalnya ketika pengen makan masakan yang bersantan akhirnya nemu bumbu sendiri yang pas. Kalau orang lain mungkin cukup dengan kunyit saja, kita bisa pakai ketumbar, lengkuas, dan sereh.

Banyak berselancar untuk menemukan aneka resep masakan. Sekarang mudah sekali menemukan aneka resep masakan untuk sehari-hari dan resep masakan praktis di internet. Bahkan buku masakan pun bisa kita beli melalui Play Store. Mudahlah di zaman ini untuk mencari pengetahuan. Tinggal kitanya saja niat atau tidak.

5. Jam terbang berpengaruh.


Yes, ini mutlak dibutuhkan: JAM TERBANG. Semakin sering kau mengolah aneka bahan makanan, bumbu dapur, bahan kue maka semakin mahir kau memasak dan semakin mahir pula menciptakan jenis-jenis resep masakan baru. Bisa jadi dalam sebulan, kau bisa memasak jenis-jenis makanan dan mendapatkan resep minuman yang berbeda.

Pallumara ala-ala Carajalani.

Jadi, sebenarnya menjadi seorang kreator yang menemukan resep-resep masakan baru tidak sulit-sulit amat. Dilandasi dengan cinta, ya kalau bukan cinta memasak, minimal cinta kepada keluarga – menghasilkan aneka masakan melalui resep masakan sendiri bisa terwujud. Kalian punya pengalaman dengan menciptakan resep masakan praktis sendiri? Cerita, yuk.


Catatan:
Foto 1 dan  2 dari Pixabay.

Komentar

  1. Pas baca ini saya auto mengingat-ingat, adakah saya punya resep masakan sendiri? Sepertinya selama ini menu-menu masakan saya pernah dimasak orang lain. Hihihi. Palingan kreasinya aja sedikit berbeda. Kadang pengen juga bikin resep masakan sendiri, apalagi kalo orang lain suka dan di-recook. Waaah makin hepi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pasti bisa deh Mbak Mutia 😍 Dan pasti enak. 😍 ATM saja, tidak perlu benar-benar baru 😍

      Hapus
  2. ehmm.... blog baru nih... hayuk kapan nih bancaan blog barunya kak.. heheh..
    Kalo resep masakan kadang emang punya pakem sendiri kak.. ya namanya selera ya pasti beda.. Biasanya sih nyontek dulu di resep pilihan.. baru deh disesuaikan dengan selera.. kurangi ini.. itu..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amati tiru modifikasi ya Mbak Dian. 😘😘😘

      Hapus
  3. Selama ini saya masak kebanyakan ngarang sendiri. Kira2 enaknya bagaimana, terus dicicipi deh hehe..

    BalasHapus
    Balasan
    1. jadi pengen nyicip masakannya, Mbak 😍

      Hapus
  4. Pallumara nya miirp gule asam ikannya Melayu Deli di Medan ya Mbak... Gule tp gak pake santan. Hampir persis asam padehnya Minang cm kl gulai masam warna kuahnya gak merah, ya seperti Pallumara ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah sama masakan melayu sepertinya ada Mirip-miripnya dengan pallumara. 🥰

      Hapus
  5. Sepertinya saya termasuk golongan yang kurang kreatif, hehe soalnya hanya masak itu-itu aja. Berbeda terbalik sama suami yang suka eksplore bikin berbagai Jenis makanan. Dia lebih fokus ke pastry sih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wuah keren. Gpp, yang pentinh Mbak keren masaknya 😎

      Hapus
  6. Hahaha, JAM TERBANG memang super duper pentiiingg ya Mak.
    Kalo yg males masuk dapur sih, sampe kapanpun kayaknya ga bakal bisa create resep masakan :D

    BalasHapus
  7. Eh ini blog baru nya Mbak Mughni ya, asik soal kulineran.. dan tertabok deh bacanya yang bagian aturan memasak, soalnya kadang daku terlalu fokus kalau lagi baca resep

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jangan terlalu terpaku, santai saja hihi. Saya tidak jago masak sih paling itu-itu lagi tapi gak mau terpaku sama aturan harus begini harus begitu. 😁

      Hapus
  8. Di Pulau Jawa, sambal tomat sesuatu yang lazim banget :D Btw aku kalo masak nasi goreng juga bumbunya jarang sama dari hari ke hari. Ganti teruuuuusss biar nggak bosen :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asyik ya jadi punya aneka resep 😍

      Hapus
  9. Tulisan ini cocok sekali denganku yang memang hobi banget membuat resep masakan sendiri. Bukan karena jago, tapi karena memang ga suka terpaku pada resep2 yang sudah ada. Segala macam bahan aku kreasikan sendiri suka2 haha. Malah seru buat mencoba dan menikmatinya. Kalau yang umum dibuat kan udah bosen, bisa bikin sendiri, atau beli. Kalau bikin kreasi sendiri, malah ada sensasi yang beda.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siip, Mbak. saya pun tidak jago. Tapi kalo perkedel, sayuran kemarin pun saya jadikan perkedel. Kan dibuang sayang 😆

      Hapus
  10. Nah soal dadar telur itu.
    Semuanya benar lho.
    Tahu saja lho mba Niar kalau akutu, omelet lover!

    Pernah juga aku disuguhi pizza dari mi instan.
    Alamak, lezat nian.
    Langsung lah aku tirukan di rumah.
    ... dan sukses!

    Aku sih oke oce sama kiat-kiat di atas itu, mba :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ah siaap Mbak Anna. Kapan-kapan mau dong nyicip pizza buatan Mbak Anna. 😍

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Membuat Masker Kain dari Scarf Tanpa Dijahit

Cara Membuat Masker Kain dari Scarf Tanpa Dijahit -  Dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini, menggunakan masker jika terpaka harus keluar rumah adalah kewajiban. Apalagi untuk wilayah atau kota-kota yang sedang menjalani masa PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) seperti Makassar.

Cara Menyikapi Musibah Kematian di Masa Pandemi Covid-19

Cara Menyikapi Musibah Kematian di Masa Pandemi Covid-19 -  “Jangan mati sekarang” – ungkapan itu lebih berarti kepada anjuran untuk menjaga kesehatan sebaik-baiknya, bukan larangan untuk mati saat ini. Pasalnya, musibah kematian di masa pandemi Covid-19 akibat virus Corona ini meninggalkan cerita duka yang jauh lebih dalam.

4 Cara Agar Suami Tenang Berbelanja

Pada  jaman now, menjalani masa pandemi ini membutuhkan kerja sama yang solid antara suami dan istri. Ketika masa ini, bukan lagi hal yang tabu jika suami berbelanja dan banyak suami yang ikhlas keluar rumah untuk berbelanja maka diperlukan cara agar suami tenang berbelanja.